tahu benda persegi panjang itu?
yah, kadang mereka bermacam-macam.
tapi aku lebih suka yang itu
dia sendiri disitu
behkan selalu ada pembatas antara dia dan jendela itu
dia tegar berdiri
tapi dia rapuh didalam
oleh rayap itu
dia kuat dan tegak
tapi tanpa engsel itu dia bukan apa-apa
dia bermotif rupa-rupa
tapi sedikit yang memperhatikannya
dia merasa senang lalu sedih
selalu
bagaimana tidak?
semua orang menghampirinya
memgang jemarinya
menghargainya
berdiri didekatnya
namun dalam sekejap dia ditinggalkan pergi
dalam sekejap semua berlalu tanpa henti
semua silih berganti
satu datang lalu pergi
yang lain pergi yang lain datang dan pergi
datang pergi lalu pergi datang
pada akhirnya, dia tak bisa bergerak
dia diam karena sang kunci telah memerintahkannya
apalah daya semua seperti sergapan kasih maya
No comments:
Post a Comment