Tuesday, December 25, 2012

Begitu Sesak

begitu banyak teman, keluarga, bahkan sang terkasih bilang kalo saya adalah orang yang rajin belajar. entah mengapa itu hanya membuat saya merasa semakin tertekan dan memperlihatkan seberapa bodoh saya. jika memang benar saya serajin itu belajar, lalu mengapa saya belum mampu meraih nilai-nilai tinggi? yang terjadi sekarang hanyalah saya yang terjatuh.

dari enam mata kuliah, lima diantaranya sudah saya ketahui nilainya. saya masih merasa aman dengan empat huruf B disana, tapi mengapa ada satu yang membut saya sesak. sebodoh itukah saya?

"jadi catatan hitam gue. huaaaa.." - Ichwan Muttaqin
benar apa yang dikata ichwan, salah satu teman se-dorm dan sekelas saya di semester awal ini. sudah tercipta catatatan hitam di awal masa kuliah saya. apa saya kurang rajin belajar? kurang rajin membaca? kurang pintar menangkap pelajaran? sehingga kini dengan apa yang telah saya lakukan saya malah merasa sesak. jika iya, saya akan kembali semangat dan menjadikan huruf E itu menjadi motivasi saya. saya akan bersihkan catatan hitam itu!

Sunday, December 23, 2012

Beginilah Saya

saya pernah baca di sebuah buku, perahu kertas karya dee kalo ga salah, menyebutkan bahwa seniman yang baik adalah seniman yang tetap bisa berkarya walau ia berada dalam kekosongan. yah kurang lebih seperti itu. saya berfikir sejenak dan menyimpulkan, jika penulis dan seniman itu serupa, maka penulis yang baik adalah penulis yang tetap bisa menulis walau dalam kekosongan.

berarti saya bukan penulis yang baik.

saya sering kali kebingungan apa yang harus saya tulis. saya ingin menjadi penulis tapi saya bukan seperti mereka yang semangat belajar menulis, mungkin karena rasa malas ini lebih besar dari pada motivasi saya menjadi penulis. ini terjadi lagi, sama seperti sekarang. saya memberi judul, menulis sebentar lalu saya hapus setelah satu paragraf selesai dan begitu terus. saya sedang berada dalam kekosongan.

pikiran saya sedang penuh dengan seorang wanita yang saya anggap wanita paling sempurna, setidaknya dari setiap wanita yang saya temui setelah ibu saya. dia memberikan warna, dia memberikan cerita. mungkin bukan waktu yang lama tapi bukan juga waktu yang sebentar untuk mendapatkan dan benar-benar dapat mencintainya.

namun saya sadar dari awal, pemikiran kita berbeda.

sejak awal saya telah mengikhlaskan kehadirannya atau kepergiannya. saya berserah diri kepada Allah tentang jodoh saya dengan dia.

kehadirannya begitu membuat saya bahagia. saya baru sadar, puisi-puisi cinta saya terlahir dari dia. dialah bintang karya saya. tulisan-tulisan saya hampir semuanya terinspirasi tentang dia. bahkan hidup saya terinspirasi dari dia. semua tentang dia dan saya tak tahu kapan atau bagaimana semua tentang dia ini redup.

kepergiannya merupakan hal terburuk yang akan saya hadapi, entah bagaimana caranya dan kapan. membayangkannya saja hati ini sudah terasa sesak dan perih, bagaimana jika itu menjadi nyata? entahlah. aku terlalu menyayanginya.

tapi dia bukanlah prioritasku.

saya tahu akan segala kekurangan dan keterbatasanku. saya tak bisa terus memprioritaskan dia. kadang saya terlalu lelah dan hanya bisa tersenyum saat bermimpi tentangnya, dan itu sering terjadi. kadang saya khawatir saat dia tak memberi kabar namun terlalu ragu untuk mengganggu aktivitasnya. dia punya mimpi yang tinggi, dari dia saya belajar bermimpi. saya tak mau suara tanda masuk pesan atau getar menggangunya. saya akan tetap menunggu, walau kadang aku terlalu rindu.

saya tak suka menulis panjang-panjang bercerita, saya ingin bertemu dia walau hanya sebentar. saya tak suka berhubungan lewat telfon, karena yang ada saya hanya terpesona dengan suaranya. rindu akan dirinya. saya tahu saya bukan orang yang begitu saja mudah ditemui, ada waktu-waktu khusus dan itu membuat saya menderita. tapi karena dia saya belajar tegar dan terus bersyukur.

saya tak suka memberi kabar jelek kepadanya. saya takut dia khawatir karena saya pernah merasakannya. disaat dia mengabarkan sesuatu yang tak sedap dan saya tak bisa berbuat apa-apa, saya memaki diri saya sendiri. saya terlalu boodoh. jujur, saya terhalang dana dan waktu.

saya tak memprioritaskan dia, karena masih banyak mimpi yang harus kita kejar dahulu. terlalu banyak. tapi saya selalu meng-spesial-kan dia di hati saya. banyak orang bilang, sisakan yang spesial di belakang. tapi bukan berarti dia menjadi pilihan terakhir dalam hidup saya. dia hanya begitu spesial dihati saya.

tapi bagaimana saya dan dia kedepan masih menjadi misteri.

saya termasuk orang yang bisa dibilang cuek, dan itu salah saya. tapi beginilah saya menyampaikan perasaan di hati saya. saya bukan orang yang spontan apalagi romantis yang bisa mengejutkan dia, merangkai kata untuknya, atau berada didekatnya setiap waktu. saya mencintai dia dengan cara saya, di atas sajadah mengahadap kiblat sembari berdoa kepada-Nya.

Thursday, December 20, 2012

Angkatan Perak Korps Taruna


dari sekian banyak organisasi, TARUNA pasti selalu ingin membuat kamu pulang.
Rifa Nailufar, 20 Desember 2012


hari ini dan hari sebelumnya kembali membuat saya bersyukur, Alhamdulillah, saya masih memiliki kalian. saya menjenguk keluarga baru saya, adik baru saya di tempat yang membuat kenangan itu terjadi dan indah saat mengenangnya. saya kembali ke maya sanggraha, kembali menjenguk mereka angkatan perak Korps Taruna SMA Negeri 3 Bogor.


melihat kata-kata yang dikatakan Rifa di atas saya menjadi tersadar memang iya Taruna itu seperti rumah disaat kamu menganggapnya begitu. saat saya kembali ke-"rumah" tersebut saya bertemu dengan mereka yang disebut angkatan perak itu.


kenapa angkatan perak? mereka datang disaat Taruna memeluk angka 25 dan otomatis mereka menjadi keluarga kami yang ber-"tittle"-kan angkatan 25. entah mengapa mereka terlihat begitu menarik di mata saya. bagaimana tidak? sebelum mereka datang saja mereka sudah dijuluki dengan sebutan angkatan perak, seperti gelar yang mereka dapatkan sebelum mereka lahir.

mereka mungkin tak seberapa, mereka membutuhkan kakak-kakak mereka untuk melalui perang besar nanti tapi begitu saya terjun dan melihat mereka saya terpukau. saya terpukau dengan senyum ikhlas dan  drap langkah yang masih kasar, tapi memukau.

saya melihat mereka bukan sebagai angakatan 25 Korps Taruna, tapi sebagai angkatan pembangun Korps Taruna. entah mengapa saya yakin mereka lah titik baliknya, bukan 22.

minggu nanti mereka akan menghadapi perang besar, lkbb xxii di balaikota. saya mengharapkan mereka mendapat juara, tak hanya piala tapi rasa bangga nya juga. tapi saya rasa itu bukan yang terpenting, disaat jalan pulang saya kembali berfikir.

saya lebih menginginkan mereka tetap bersama setelah ini, tetap semangat dan tetap menyimpan Taruna di hati mereka seperti kami yang telah lahir dan bertemu Taruna terlebih dahulu.
salam semngat saya untuk mereka, doa dan semngat saya pun senantiasa menyertai kalian. berikan yang terbaik, bukan hanya bagus tapi terbaik. saya yakin kalian bisa. saya yakin.

entah bagaimana menggambarkannya, tapi saya senang dan beryukur bisa mengenal dan menyambut angkatan perak sebagai keluarga kami. tetap semangat!

Wednesday, December 19, 2012

Angka Baru, Tanggung Jawab baru, SEMANGAT BARU!

"everyone's hopes are my hopes" - takeru, digimon adventure.

baru saja saya menghabiskan satu season film anime lama, sebelum saya sd atau baru-baru masuk sd kalo gaslah, dan mendengar kata-kata diatas bertepatan dengan apa yang saya pikirkan. tepat dihari ini mereka, orang yang selalu ada di hati saya, memanjatkan doa-doa baik dan mngharukan. dari bunda saya tercinta, kakak, daddy, uwa, rifa, dan teman-teman. doa mereka adalah doaku juga.

doa mereka kini berada di hati saya. doa mereka kini saya terjemahkan menjadi sesuatu yang baru dalam hati saya. menjadi tanggung jawab baru, menjadi SEMANGAT baru dalam angka yang baru di hidup saya.
"beberapa hari kebelakang saya berfikir, apa yang akan saya lakukan satu tahun mendatang untuk menjemput angka dua? "
saya merasa belum cukup dewasa, belum cukup siap menjadi ikhwan ataupun seorang pria. saya belum cukup siap. tapi entah mengapa, disaat mereka hadir bersama doa-doa itu saya sadar jika saya tidak sendiri disini, saya masih memiliki mereka dibelakang saya, membantu saya, menyuport saya, dan berdoa untuk saya.

banyak keputusan dan tindakan yang saya ambil ke depan, tapi saya berharap itu selalu berada di jalan Allah dan bermanfaat untuk sesama. saya sangat berharap. saya berterimakasih untuk sang maha pencipta, Alhamdulillah. saya berterimakasih kepada orang tua, kakak, uwa, mereka yang berada di hatiku dan mereka yang menyimpanku di hati mereka. terimakasih banyak saya ucapkan. terimakasih.

mungkin ini saatnya saya pergi dari baringan saya dan menggapai angka baru dengan tanggung jawab baru dan didasari dengan SEMANGAT yang baru pula. BISMILLAH...

Tuesday, December 18, 2012

Indahnya Berbaring

saya sering kali menyadari bahwa saya adalah orang yang sangat teramat malas. saya lebih suka berbaring di kasur saya dari pada duduk dibelakang meja dan membaca. saya sering kali lebih memilih berbaring dikasur saya dari pada hanya berjalan ringan untuk menyapa matahari.tapi tak jarang pula saya pergi dari tempat tidur hanya untuk melihat apa yang telah saya lewatkan.

dengan bebaring saja saya biasanya bermimpi. kata orang di jaman sekarang ini semua udah harus bayar, kecuali senyum, bermimpi, dan kentut. kenapa belakangnya harus kentut ya? tapi bener saja dan setiap saya bermimpi saya merasa nyaman, tak ada beban harus membayar. siapa yang ga mau gratisan bukan? tapi sering kali pula saya terlarut dalam mimpi saya dan membiarkannya hanya menjadi mimpi.

dengan berbaring saya kadanag merencanakan apa yang saya akan lakuakn untuk menggapai mimpi saya. rencana itu sendiri biasanya datang disaat kita merasa nyaman dalam suasana tenang, tanpa beban. tapi itu lagi, saya hanya lebih senang berbaring dan membiarkan rencana itu tetap menjadi rencana.

tapi dari sekian ribu baringan saya, baringan saya hari ini menuntun saya kepada suatu hal yang baru saja saya sadari. saya tidak benar-benar ingin menjadi presiden, wali kota, ketua bem, penulis, potografer, pementas, atau apapun yang menyebabkan motivasi itu sering kali luntur disaat saya berbaring. menyebabkan mimpi dan rencana itu tetap ada di otak dan hati saya karena saya sering kali melupakan apa yang benar-benar saya inginkan disaat saya berbaring dan menyusun strategi.

kali ini, saya akan pergi dari baringan saya dan berkata "ini saatnya saya membahagiakan orang tua saya."

Friday, December 14, 2012

Realistis dan Pesimistis

semenjak masa-masa putih abu-abu gue dan konco kocak gue sudah menyadari satuhal, menjadi realistis itu mempet dikit sama yang namanya pesimistis atau dengan kata lain, ketika kita melihat sesuatu sebagai hal yang realistis kita menjadi seseorang yang sedikit pesimis. bagaimana mungkin?

ini terjadi juga dengn gue yang belakangan semangat banget jadi diplomat atau presiden, semangat banget jadi ketua bem, semangat banget sibuk dengan organisasi dan semacamnya tapi setelah melihatnya dengan aspek yang lain (bukan hanya bermimpi) saya sedikit sadar bahwa itu tak semudah yang direncanakan. hidup bukan hanya untuk direncanakan, tetapi dijalankan.

melihat sesuatu yang ada, semua terlihat sulit dan kadang orang berkata "yah realistis sajalah.." dan disaat itu juga kita jiper. kita sedikit pesimis dan berfikir "iya juga sih," dan mengubur mimpi kita. rencana indah itu.

cerita lain. gue punya temen yang semenjak dulu berencana dan bercita-cita banget menjadi dokter. dia pintar tapi dia tak berhasil masuk ke salah satu SMA negeri favorit di Bogor. setelah ngobrol-ngobrol lagi sama dia ternyata dia masuk fakultas sastra di salah satu universitas terkenal di pulau Jawa ini.

gue nanya ke dia "kenapa ga masuk kedokteran?" dia bilang ternyata masuk kedokteran itu susah dan peminatnya banyak. dia menjadi sedikit realistis tapi secara tidak langsung dia menjadi pesimis, setidaknya itu yang gue tangkep.

selain itu salah satu faktor lainnya umur, menurut gue umur kita itu berbanding lurus dengan tingkat ke realistisan kita dalam memandang suatu hal. mungkin karena kita mulai melihat dunia dari segala aspek, terutama melihat semua halangan dari cita-cita kita yang pada akhirnya itu membawa gue kedalam kesimpulan lain bahwa peningkatan umur itu sendiri berbanding terbalik dengan mimpi dan cita-cita kita.  sadar kan kalo semakin kita besar kita semakin lupa dengan cita-cita kita (setidaknya kebanyakan orang seperti itu) atau setidaknya menyimpannya agar tetap menjadi mimpi.

kalo kata anak gaul "wake up guys! YOLO!" you only life once. yah, setidaknya semungkin apapun lu masuk surga ya lu cuman punya sekali ini hidup di dunia, lu hanya bisa sekali ini jadi dokter, cuman disini lu bisa jadi presiden, dan cuma di bumi ini lu bisa menjadi sesuatu yang lu mau.

semua ini membawa gue dari tidurnya rasa ambisius gue. rasa yang sempat hilang dan membuat gue hampa. gue mungkin dituntut realistis, tapi gue ga mau itu membuat gue berdiam dan tak melakukan apa-apa. gue harus kembali semangat, kembali memiliki semngat yang dulu. kembali memiliki mimpi!

Tuesday, October 23, 2012

Tiga Penguntit Cilik

tiga penguntit cilik? apa ya?
entah apa yang telah gue pikirkan. seakan gue ingin menulis tentang tiga anak kecil yang suka berhayal mejadi detektif atau semacamnya. hayalan mereka yang begitu kuat seakan nyata seperti cartoon yang dulu sering gue tonton dulu yang judulnya Rugrats atau backyard.. apa gitu.
atau 3 anak kecil yang benar-benar menyelidiki sesuatu tanpa orang lain sadari kalau itu mereka kaya conan kecil gitu, walalu sebenernya gue jarang nonton conan.
entah kenapa tiga penguntit cilik ini terinspirasi dari tiga remaja-remaja kepo yang saling mengepoin satu sama lain. ga ngerti.
kita sama-sama suka nulis, tapi kadang sering kali gue minder banget sama mereka. yang satu wanita penuh dengan pikiran-pikiran memukau yang bikin orang lain nyaman membaca tulisannya.
yang kedua seorang pria yang bercita-cita tinggi untuk menuliskan kebudayaan internasional, penulis new york times dan lain-lain. gue punya cita-cita, namun sering kali gue malas untuk mengejarnya. gue sibuk menyamankan diri gua dengan keadaaan.

Sunday, June 17, 2012

Meet The Astrals

ini bukan judul film atau kartun anak-anak. INI KISAH NYATA. #eeaa ga selow. semenjak persiapan snmptn gue jadi sering liat itu mahluk. entah ini mukjizat atau petaka tapi gue menemukan atau ditemukan oleh mereka. betapa mengerikannya.
yang pertama, astral yang paling sering di bully. NADYA. iyah namanya nadia. dia adalah astral yang bukan main astralnya. dia sering dibully dan membully diri sendiri. tapi dia astral yang baik. dia kadang kelaperan tapi sekarang dia pake kerudung. (terus urusannya apa sama laper?) mungkin bisa dibilang dia astral yang taubat.
ke dua, astral yang paling seneng membully. ILMAN. gue udah kenal 3 tahun sama ini orang. tapi gue baru tahu kalo dia astral. dia astral yang baik tapi pemales banget. dia sama nadya udah kaya suami istri. mereka pasangan astral yang romantis. #loh
yang ketiga, yang kecemplung astral. FESHA. dia astral yang bukan main-main. dia adlah RATU ASTRAL. dia bisa membuat lidahnya bergerak sesuai kemauanya. dia kadang tidak mengerti perkataan astral-astral lain. sehingga kita para astral jelata harus berbicara khas kerajaan agar dia mengerti. istana nya di cibinong. banyak tentara disana. mungkin penjaga sang ratu.
yang keempat, astral ganteng. #loh? REZA. gue udah kenal orang ini dari lahir. atau lebih tepatnya INI GUE SENDIRI. entah sejak kapan gue jadi astral? (sejak bertemu merak lah -_-) yang jelas. gue kadang membully nadya sama ilman. gue astral yang ikut-ikutan astral. hanya karena bisa tiduran dengan kaki dilipat gue di lantik menjadi astral. bisa dibilang gue kalangan terbawah astral :(

brikut celotehan astral gue yang ga selow. atas kesalahanya mohoh maaf. dan terimakasih atas perhatiaanya. jumpa lagi di lain waktu. JERMA PASTI BISA. #europia!!!

SALAM ASTRAL!!!!

Friday, May 18, 2012

Menulis?

mengapa menulis? itu pertanyaan yang kadang gue tanyain kediri gue sendiri. padahal gue tahu gue ga terlalu jago menulis dan kadang-kadang gue males. dari keluarga gue, setahu gue juga ga ada yang hobi nulis. mungkin nyokap, itupun hanya baca dan jarang. -_- tapi setelah dipikir-pikir gue suka bikin  cerpen dari sd sekitar kelas 4 sd mungkin dan bikin-bikin puisi kelas 5 sd mungkin. tapi kenapa blm bagus-bagus juga tulisan guenya? mungkin belum saatnya. suatu saat gue pengen liat buku gue ada ditoko-toko buku terdekat #eeaa tapi untuk apa? untuk uangkah? gue rasa ngga. lalu untuk apa yah? yah kalo ada yang beli sih alhamdulillah hehhe..
dimulai dari coretan-coretan buku, di note-note facebook bahkan sekarang di blog - blog gue yang kadang gue bingung mau isi apa. (post kali ini contohnya) hehehe..
yah kadang emang garing banget, tapi mudah-mudahan ada yang suka beberapa karya gue. aamiin. sempat berfikir juga, apa gue masukin ajah yah tulisan-tulisan di note facebook gue ke blog? hahhaha.. males juga tapi. yasudahlah, berhubung ini hanya untuk mengisi blog saya yang sepertinya sudah lumutan dan ga pernah di update, sekalian buat promosi juga kali-kali coba di buka blog gue yang satu lagi ini hehhe..
terimakasih dan teruslah iseng selama itu merugikan orang lain #loh?

Monday, April 30, 2012

TEMAN

untuk sekedar ber-iseng ria dan sedikit curhat. kemarin-kemarin-entah hari apa gua lupa-, gua beresin kamar dan gua nemuin buku binder gua waktu kelas sembilan di gudang. entah bagaimana caranya gua yang sedang beresin kamar nemun sesuatu ini di gudang. haha.. pas gua buka-buka ternyata ada isian teman-teman gua waktu smp tentang teman yang dalam konteks ini gua artikan sahabat. mungkin gua bakal share ke sini dan maaf belum izin ke mereka yang berada dalam post kali ini. hehhee...

  • icha, friends are irreplaceable.
  • S. Ayu, friends are everythings! = pojokans. gak temen, gak idup. 
  • Fatah, temen itu orang yang paling aneh! karena banyak.
  • Shinta, temen itu tempat buat gila-gilaan. tapi ati-ati bisa-bisa gila beneran. eh, jadi kekasih juga bisa loh. wkwk
  • Resha, temen itu segalanya yang bisa diajak susah maupun seneng. tapi kalo temen maunya seneng doang namanya egois!
  • Wita, temen itu jalan, gila, dan segalanya. hidup tanpa temen? mati aja lo!!
  • Uciha, temen itu tempat bersosialisasi, buat lucu-lucuan. haha..
  • Ayub, enak untuk ngapain ajah..
  • Fadli, temen itu kaya si ebenk, segalanya lebih!
  • Ebenk, temen itu pedang. 
  • Anisa, temen itu adalah orang yang ada saat suka dan duka.
  • Ocha, teman itu membinungkan dan menyenangkan.
  • T.R, teman itu sesutu yang sangat berharga.
  • Iqqa, temen tuh, orang yang dapat mengerti kita apa adanya. dan satu hal, seorang temen itu tidak melihat kita seperti orang lain melainkan melihat kita sesuai dengan kepribadian kita sendiri. 
  • Hanny, temen itu keajaiban yang ga bisa dijawab definsinya melalui tulisan di kertas."ga ada temen? apa kata dunia?"
  • Aulia, temen itu tahu gimana perasaan kita dan juga bisa ngertiin kita.
  • Nunu, temen itu orang yang nerima kita apa adanya dan orang yang selalu ada buat kita pada waktu seneng atau sedih.
  • Rifa, temen itu indah buat berbagi, tapi salah ga ya? tahu deh, pokoknya itu selalu nemenin kita kapanpun.
  • Fellix, temen itu kapa siapa ya? temen itu yang selalu temenin gua, apa adanya. ke wc, kantin, pokoknya kemana weh ditambah bisa jaga rahasia dan ga sombong.
  • DLS, temen itu TEMEN (haha). temen itu orang yang harusnya bisa ada disaat apapun, nerima kita apaadanya, bisa ngertiin kita.
  • Marcel, bagi gua temen berarti dalem banget. dia ada pas gua suka dan suka. bukannya pas gua lagi duka dikata-katain sampe dibilang &%^%$, dalem gila. temen apaan tuh? gua cuman punya sahabat yang ngertiin gua. bukannya sok peduli tapi bullsh*t.
  • Asri, temen itu sahabat. sahabat itu temen. yang menurut gua temen itu adalah temen yang selalu ngertiin perasaan gua. temen yang engga "temen makan temen". temen itu yang engga maemunah! pokoknya temen itu yang ngasyikin dan ga nyelbelin.
  • Tya, temen itu kaya perangko yang nempel kalau kita butuh seseorang yang mau dengerin curhat dan yang lainnya..tapi, sahabat juga bisa nusuk kita dari belakang loh. tapi hidup tanpa teman-teman? mati ajah lo.
  • Resti, menurut gue, temen adalah orang yang mau menemani kita.
  • Jon, temen.. orang yang nulis arti temen di buku ini adalah temen.. temen.. orang yang menemani kita teman-temannya teman.. yang suka ketawa bareng.. sakit hati bareng temen.. se-otak.. se-hati.. bukan temen yang deketin temennya temen.. memang gua cuman berteman.. tapi temen dia adalah hidup gua.. sampai dia ga kembali sekalipun.. samapi dia ga kembali.. dan ga cuman kata-kata doang.. temen!! Yuda temen gua. Reza temen gua. Ayu, Nida, Purba, Wita.. banyak.. cinta.. dan semua orang kecuali.. blablabla.. siapakah itu? teman adalah hidupku, ga punya temen ga idup.
  • Bonbon, temen sama dengan pojokans. hehe.. temen yang bener-bener temen, ga bakal ada cuma pas seneng-seneng doang!! tapi juga harus ada pas kita lagi sedih. temen itu ga pernah manfaatin dan nyakitin kita. gue tuh kalo nyari temen ga milih-milih.. heheh.. but, I HAVE PRECIOUS FRIENDS NOW. thanks friend..
  • 78, temen itu awal dari musuh.
  • Anjar, temen tuh bukan berarti sahabat tapi sahabat udah pasti teman (dekat). temen adalah segalanya, ketika hati ini menjerit, ia mendengarnya. ketika hati ini menangis, ia berada di dekatku. hanya dia yang bisa mengerti kita apa adanya. apa yang terjadijika tak ada dia? tapi entah mengapa dia satu-satunya yang bisa mengerti aku. diam tak bergerak, tak terucap satu kata. mungkin disinilah aku mengerti apa arti sesungguhnya "sahabat". aku merasa kehilangan bayang-bayang dia. dimanakah bayang-bayang itu berada? aku masih mencarinya! the miracle of friends, aku kehilangan.
  • Kyoshi_full, more than words to say what i feel. cause friends are everythings but, mom is more than everything!
itu kata mereka. itu kata teman-temanku. lalu bagaimana menurutmu kawan?

Sunday, April 22, 2012

Rindu-mu, Rindu-ku

"angin sampaikan rinduku.
melebihi luasnya langit dipandang mataku,
angin sore sejukmu,
buatku siksa dan nikmati rindu."

sekarang aku yang merasakannya. merasakan apa yang tersirat dari puisi yang kau berikan. maafkan akan kalalaianku kasih. maafkan aku. tak ada niatku mengabaikan mu atau tak menikmati saat bersamamu. aku hanya tak tahu apa yang merasukiku. semoga esok kan lebih tersenyum dari pada hari ini. dan kita dapat membuat sebaik-baiknya kenangan untuk hari tua kita. 

semoga tujuh tahun lagi apa yang ku cita-citakan menjadi kenyataan dan di ridhoi oleh Allah SWT.
aamiin....

lomba cerpen, puisi, dan essay

LOMBA CERPEN
Peserta Asli Berwarga Negara Indonesia. Tema Cerpen bebas, asal tidak bersinggungan dengan SARA dan Pornografi, juga tidak menyudutkan suatu pihak tertentu.
Peserta dianjurkan untuk memposting info lomba ini sebanyak-banyaknya dan bergabung di Komunitas Sastra Pena Dunia.
Naskah cerpen harus asli karya sendiri, tidak pernah/sedang diikutkan dalam lomba lain, juga tidak pernah/sedang dimuat di media apapun.
Panjang naskah cerpen minimal 4 Halaman A4, diketik dengan Times New Roman 12 pt margin Normal Spasi 1,5(Satu Setengah).
Dikirim ke Email: sastrapenadunia@yahoo.com dengan Subjek Email : CERPEN_NAMA PENULIS Sertakan Biodata penulis (ada Nama, Alamat Lengkap, No HP Aktif).
Tiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya (tidak ada batasan maksimum karya).
Peserta melakukan registrasi/pendaftaran Rp. 10.000,- setiap judul karya dan melampirkan bukti struk transfer registrasi yang dikirim bersama naskahnya (di foto/scan).
Nomor Rekening Pendaftaran Bank BNI: 021-844-5456 Atas Nama : Zainul Muttaqin.
Pendaftaran dan Penerimaan Naskah Terakhir tanggal 31 Mei 2012. Dewan Juri menetapkan 3 Pemenang
• HADIAH Dewan juri menetapkan 3 orang terbaik pemenang dari Lomba Cerpen ini, dan berhak mendapatkan hadiah berikut:
Juara 1 – Rp. 3.000.000.00 (Tiga Juta Rupiah)
Juara 2 – Rp. 2.000.000.00 (Dua Juta Rupiah)
Juara 3 – Rp. 1.000.000.00.(Satu Juta Rupiah)
LOMBA PUISI
Peserta Asli Berwarga Negara Indonesia.
Tema Puisi bebas, asal tidak bersinggungan dengan SARA dan Pornografi, juga tidak menyudutkan suatu pihak tertentu Peserta dianjurkan untuk memposting info lomba ini sebanyak-banyaknya dan bergabung di Group Komunitas Sastra Pena Dunia Naskah puisi harus asli karya sendiri, tidak pernah/sedang diikutkan dalam lomba lain, juga tidak pernah/sedang dimuat di media apapun Panjang naskah puisi maksimal 3 Halaman A4, diketik dengan Times New Roman 12 pt margin Normal Spasi 1,5(Satu Setengah).
Dikirim ke Email: sastrapenadunia@yahoo.com dengan Subjek Email : PUISI_NAMA PENULIS Sertakan Biodata penulis (ada Nama, Alamat Lengkap, No HP Aktif).
Tiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya (tidak ada batasan maksimum karya) Peserta melakukan registrasi/pendaftaran Rp. 10.000,- setiap judul karya dan melampirkan bukti struk transfer registrasi yang dikirim bersama naskahnya (di foto/scan).
Nomor Rekening Pendaftaran Bank BNI: 021-844-5456 Atas Nama : Zainul Muttaqin. Pendaftaran dan Penerimaan NaskahTerakhir tanggal 31 Mei 2012. Dewan Juri menetapkan 3 Pemenang
• HADIAH Dewan juri menetapkan 3 orang terbaik pemenang dari Lomba Puisi ini, dan berhak mendapatkan hadiah berikut:
Juara 1 – Rp. 3.000.000.00 (Tiga Juta Rupiah)
Juara 2 – Rp. 2.000.000.00 (Dua Juta Rupiah)
Juara 3 – Rp. 1.000.000.00.(Satu Juta Rupiah)
LOMBA ESSAY
Peserta Asli Berwarga Negara Indonesia.
Tema Essay “Sastra dalam dunia Maya”
Peserta dianjurkan untuk memposting info lomba ini sebanyak-banyaknya dan bergabung di Group Komunitas Sastra Pena Dunia Naskah Essay harus asli karya sendiri, tidak pernah/sedang diikutkan dalam lomba lain, juga tidak pernah/sedang dimuat di media apapun Panjang naskah Essay minimal 3 Halaman A4, diketik dengan Times New Roman 12 pt margin Normal Spasi 1,5(Satu Setengah). Dikirim ke Email: sastrapenadunia@yahoo.com dengan Subjek Email : ESSAY_NAMA PENULIS Sertakan Biodata penulis (ada Nama, Alamat Lengkap, No HP Aktif). Tiap peserta diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya (tidak ada batasan maksimum karya) Peserta melakukan registrasi/pendaftaran Rp. 10.000,- setiap judul karya dan melampirkan bukti struk transfer registrasi yang dikirim bersama naskahnya (di foto/scan).
Nomor Rekening Pendaftaran Bank BNI: 021-844-5456 Atas Nama : Zainul Muttaqin.
Pendaftaran dan Penerimaan NaskahTerakhir tanggal 31 Mei 2012.
Dewan Juri menetapkan 3 Pemenang
• HADIAH Dewan juri menetapkan 3 orang terbaik pemenang dari Lomba Puisi ini, dan berhak mendapatkan hadiah berikut:
Juara 1 – Rp. 2.000.000 (Dua Juta Rupiah)
Juara 2 – Rp. 1.000.000 (Satu Juta Rupiah)
Juara 3 – Rp. 750.000 (Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) LAIN-LAIN Keputusan Dewan juri tidak dapat diganggu gugat. Dan peserta boleh mengikuti semua lomba dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku
• Pengumuman Pemenang Semua Lomba pada Tanggal 25 Juni 2012 di Group KOMUNITAS SASTRA PENA DUNIA
Sumber: http://anjangsanamenulis.blogspot.com/2012/03/lomba-cerpen-puisi-dan-esai.html


di copy dari http://informasilombatahun2009.blogspot.com/2012/04/lomba-menulis-cerpen-2012.html

Friday, April 6, 2012

The Raid


"The Raid (sebelum diedarkan: Serbuan Maut) adalah film aksi seni bela diri dari Indonesia yang disutradarai oleh Gareth Evans dan dibintangi oleh Iko Uwais. Pertama kali dipublikasi pada Festival Film Internasional Toronto (Toronto International Film Festival, TIFF) 2011 sebagai film pembuka untuk kategori Midnight Madness, para kritikus dan penonton memuji film tersebut sebagai salah satu film aksi terbaik setelah bertahun-tahun sehingga memperoleh penghargaan The Cadillac People's Choice Midnight Madness Award. Terpilihnya film ini untuk diputar pada beberapa festival film internasional berikutnya, seperti Festival Film Internasional Dublin Jameson (Irlandia), Festival Film Glasgow (Skotlandia), Festival Film Sundance (Utah, AS), South by Southwest Film (SXSW, di Austin, Texas, AS), dan Festival Film Busan (Korea Selatan), menjadikannya sebagai film komersial produksi Indonesia pertama yang paling berhasil di tingkat dunia." (http://id.wikipedia.org/wiki/The_Raid)

Beberapa hari terakhir ini, gue pergi ke bioskop dengan beberapa teman gue ke belanova, sentul untuk nonton ini film. menrut gue ceritanya seru. aksinya lumayan keren. ga nyesel juga nonton ini. yah, bagi yang belum nonton gue saranin nonton ini film. insyaAllah ga nyesel.

Tuesday, February 21, 2012

Hidup Antara Petaka

butuh waktu kau termenung
memakai koko dan sarung
niat engkau hadirkan kenangan
singgah kau di keramaian perjudian
harta dan tahta dijanjilkan
koko dan sarung kau tanggalkan
butuh waktu kau termenung
tiada daya kau bertarung
asa mu kini tinggal sisa
sisa dari segala asa
kau bilang cinta INDONESIA
namun INDONESIA kau buat petaka

Karya Antara Fisika

pas sudah (pasrah) mengerjakan soal-soal try out  fisika, gue dengan iseng mencoret-coret kertas kotretan fisika gue-yang kosong karena gue ga tahu harus ngotret apa-itu dengan beberapa puisi yang diantaranya;

MORAL ATAU JABATAN?

kecil mu penuh perjuangan
besarmu penuh godaan
kecintaanmu dipertanyakan
antara moral atau jabatan?

dan yang lainnya.

ANGKA ITU HARGA MATI

bukan berjuang untuk menang
namun tuntutan itu membuatku
menjadi seorang pecundang.

entah iseng atau ga tahu diri, saya sembahkan puisi ini ditengah-tengah try out fisika gue :D

Rindu Perjuangan, Sesali Keadaan

hidup aku dimasa kini
kini apa aku benar hidup?
kacau balau tiada henti
terhenti kacau disaat redup
terus aku memakan waktu
hingga waktu memakan rindu
rindu aku akan perjuangan
hingga aku sesali keadaan
takdir tuhan tak terhenti
namun senja itu tak terganti
20 hamba menatap pasti
menggapai asa harga mati
ku ingin kembali berjuang
hindari keadaan naas itu, kawan
dengan kau kawan seperjuangan
dengan 20 hamba bergandengan
berikrarkan hati untuk pengabdian
dengan pilar 22 sebagai acuan

Derap Langkah Ksatria Muda

entah memilih atau dipilih
kau upayakan usaha dan kasih
debu kecewa kau tiup bersih
hinga kini langkahmu fasih

biar terik biar hujan
kau tetap bertahan kawan
dengan saudara bukan sepengandungan
dengan mereka yang kau sebut pasukan

dengan bangga kau derapkan langkah
sepatu hitam hingga kemeja berkerah
walau dulu kau terus bersusah
walau dulu kau terpuruk pasrah

kini terdengar suara anda
derap langkah ksatria muda
suara hati senantiasa bangga
memegang teguh PRASETYA EKA DHARMA

"puisi yang didedikasikan khusus pasukan balaikota xxiv lomba ketangkasan baris-berbaris bogor open ke-21 tahun 2012.
terimakasih telah membuat kami bangga dengan apa yang telah kalian perbuat. terimakasih telah membuat kami bangga menjadi seorang TARUNA"


Friday, February 3, 2012

Bintang Karyaku

sore itu kemilau, sama seperti ku bertemu dengannya terakhir ini
sore itu kemilau, dari balik jendelaku
sore itu aku menemukan sepenggal kisah, sepenggal kenangan
sore itu terkenang apa yang ku tulis 2 sampai 3 tahun silam
tertuliskan...


"Saat itu awal kita
 awal kisahku
 awal kisah cintaku
 awal cinta yang tak pernah terhenti


 Disaat ada yang lain
 disaat itu pula aku tak memiliki sisi lain
 saat ku melihatnya
 saat itu pula aku melihatmu diraganya


 Puisi, cinta, dan semua
 tak pernah ku berikan sempurna
 tak bisa ku berikan semua
 karena bagiku kau selamanya
 dalam keagunggan cinta
 yang membuatmu menjadi selamanya"


terselip pula beberapa patah kata
"kau akan tetap menjadi gadis puisiku
 kau akan tetap menjadi bintang karyaku"


tergambar kursi dan dia disisinya
membalikan kengan itu
mengembalikan bintang karyaku...