Thursday, August 8, 2013

Pertanyaan Bodoh

mungkin saya kurang sopan menulis hal yang satu ini. mungkin saya kurang berpengalaman atau semcamnya tapi saya hanya penasaran dan mencoba menjabarkan pertanyaan. apakah nanti ada yang dapat menjawab atau tidak saya serahkan pada waktu.

orang tua sekarang banyak, banyak yang tingkahnya tidak saya mengerti. tapi saya tahu mereka menginginkan yang terbaik untuk anaknya. atau untuk nama keluaraga, atau untuk nama mereka. saya tahu mereka menginginkan anaknya di jalan yang benar. atau dijalan yang dulu mereka ambil, atau jalan yang mereka tak sempat ambil, atau jalan yang mana orang bilang itu lebih baik. ridha orang tua juga kan ridha Allah. tapi Allah lebih tahu yang terbaik dari pada orang tua kan?

banyak cerita dan pengalaman teman-teman yang saya dengar. ada orang tua yang rela berkorban jual tanah untuk pendidikan anaknya, tapi baiknya anaknya lebih memilih untuk meringankan beban orang tuanya dan mengambil beasiswa. walau dia tahu, pilihan itu bukan apa yang ia ingini. saat itu. tapi ada juga orang tua yang memaksakan anaknya masuk kedokteran padahal dia menginginkan perminyakan. katanya itu lebih baik. tapi, lebih baik mana? kekaguman orang lain atau kebahagian anak?

dan yang masih saya sering dengar adalah disaat orang tua berharap anaknya mandiri, namun iya bahkan tidak mengenalkan tanggung jawab secara praktek? orang tua sekarang lebih suka ceramah dan mengomel dan itu saya anggap 'pemberian teori'. padahal selama 12 tahun kita diajarkan secara teori tentang tenggang rasa, toleransi, tanggung jawab dan lain-lain. apakah harus dirumah juga diajarkan teori? alhasil anak-anak juga pandai berteori. dibuktikan dengan seringnya mendumel dan pandai mencari alasan. atau menangis dipojokan.

saya mungkin belum tahu, bahkan belum kepikiran, tentang mendidik anak yang baik. tapi mengapa banyak orang tua yang ingin anak nya aktif tapi abis sekolah harus les sana sini? mengapa banyak orang tua yang mau anaknya bisa masak tapi pegang pisau atau dekat kompor pun tak boleh? mengapa banyak orang tua berharap anaknya dewasa disaat ketegasan aja ga pernah ada? bagaimana berharap anaknya jadi pemimpin hebat disaat mengambil keputusan saja masih plin-plan?

padahal semua berawal dari orang tua. semua berawal dari keluarga.

No comments:

Post a Comment