Tuesday, April 23, 2013

. . . . . . .

saya seringkali minder. sangat sering. mungkin ini salah satu alasan kenapa saya belum menemukan bakat saya. saya terlalu minder untuk belajar. mungkin ini juga dikarenakan saya yang tertutup dan sulit membuka batasan kepada orang lain, beberapa waktu yang lalu. saya biasanya malas mengkritik dan memberi saran. saya seakan tidak peduli dengan keadaan. sampai saya saat, sebenarnya saya bukan tidak peduli atau minder, saya hanya sedang mencari role model saya.

kehidupan saya sebelumnya membuat saya bingung menemukan sosok yang tepat untuk dijadikan role model. mungkin karena saya terlalu banyak berfikir dan mencari. sampai-sampai saya lupa bahwa saya harus menjadi diri saya sendiri. namun lebih dari itu saya agak kecewa dengan beberapa role model disekitar saya.

beberapa individu yang seharusnya menjadi role model belum cukup baik menjadi seharusnya mereka. saya sedikit kecewa. bagaimana indonesia bisa maju jika role modelnya yang seharusnya disiplin dan semacamnya malah mengabaikan tugas mereka. mereka hanya menyandang gelar dan menggenggam hak di tangan mereka. mungkin sedikit tanggung jawab. dan itu membuat saya muak. saya sadar itu yang membuat bawahan berkata "ah si bos ajah begitu." semoga anda mengerti apa yang saya tulis.

sampai tadi saat saya bertemu dengan atasan salah satu desa dan mencoba observasi untuk tugas kelas, mereka tak menunjukan selayaknya sebagai seorang pemimpin masyarakat. mungkin bisa dimaklumi jika cara berbicara mereka sedikit menyeleweng dari topik. tapi yang saya tidak suka adalah disaat mereka diwawancarai oleh kita (generasi muda) mereka merokok seenaknya. saya tak benci dengan seorang perokok, banyak sahabat saya merokok, tapi saya sangat tidak suka pemimpin yang tak bisa menjadi contoh yang baik.

ah, saya mulai kembali kesal dan malah menghancurkan tulisan saya.

No comments:

Post a Comment