akhir-akhir ini saya berfikir. ya saya selalu berfikir. kita sebagi mnusia kini semakin berlomba cepat dengan zaman. atau kurang leih terbawa arus zaman dan meninggalkan kebiasan-kebiasaan lama yang sebenarnya lebih banyak manfaatnya. kita sekarang lebih berfikir praktis. tak peduli bidang apa, semua bisa menjadi kian praktis. dari bikin teh manis sampai jadi penulis sekarang serba cepat.
tadi pagi saya menonoton salah satu acara telvisi yang saya sendiri lupa judulnya tentang ojeg sepeda onthel. keberadaan mereka semakin terancam seperti elang garuda yang saya temui di kebun binatang. mereka menarik perhatian dan memiliki banyak manfaat. tapi ya tadi, mereka (ojeg onthel) tidak menarik untuk dibudidayakan. sebagaian besar orang lebih memilih menaiki ojeg sepeda motor karena tergoong cepat. padahal sepeda onthel lebih murah dan kita bisa mendukung program go green dengan mengurangi emisi gas yang ditimbulkan kendaraan bermotor.
situasi seperti ini juga hadir dalam kehidupan lingkungan rumah saya. dari tukang baso malang sampai tukang sayur keliling menggunakan motor. say tak tahu apa yang ada dipikiran mereka. mungkin meeka hanya berfikir praktis dan kenyamanan. padahal dengan menggunakan motor mereka ikut berpartisipasi dalam meningkatnya global warming dan lumaan sulit memanggil mereka. karena mereka 'cepat'.
jika mereka kembali mmakai grobak dorong, berap banyak manfaat yang dapat mereka raih? kesehatan, pelanggan, uang tambahan dari pada untuk membeli bensin yang kian mahal dan langka. walau memang melelahkan, tetapi tak ada hal yang bagus datang denga udah bukan? harus ada yang dikorbankan. setidaknya dari pada membayar dengan uang untuk seliter bnsin, lebih baik membayar dengan tenaga untuk sehat dimasa mndatang. lebih enak uang bensinya untuk beli baso. ;p
buka bumi yang butuh kita selamatkan, tapi kita butuh bumi untuk menyelamatkan diri kita sendiri.
No comments:
Post a Comment