akhir-akhir ini saya semakin bingung dengan problema yang terjadi. media massa memberitakan ini itu dengan mudahnya, dengan cepatnya. semua pandangan bisa dilihat tapi semakin banyak juga yang buramkan. orang-orang sekarang sudah bersandiwara pol-polan. bukan hanya di panggung teater, tapi juga di panggung kehidupan. seperti lirik lagu lama. dunia ini, panggung sandiwara.
dari eyang sampai cucu, dari demonstran sampai presiden sekarang ga ketawan buruk baiknya. semua blur. kita tidak bisa begitu saja mengambil keputusan yag mana yang baik dan mana yang bena. sempat saya disangka terlalu pro dengan pemerintahan disaat membicarakan politik. sejujurnya saya tidak pernah pro siapa-siapa. saya hanya sedang mencari kebenaran.
pencarian kadang tak berujung baik. saya mala muak dengan keadaan. apa seperti ini negara yang di harapkan para founding faher kita dahulu? setelah membaca buku catatan seorang demonstran yang diambil dari buku harian Soe Hok Gie saya semakin sadar. saya tidak bisa begitu saja terlalu naif dan menganggap seua baik-baik saja. orang baik bisa dibutakan dengan kekuasaan. bangku panas memang merenggut jiwa, hati nurani.
sekarang mungkin banyak golongan muda ataupun tua yang berjuang mengatasnamakan kemanusiaan denga rasa nasionalisme yag tinggi. tapi setelah merka berada diatas apa mereka aka tetap mempertahankan idealisme mereka?
kemana aja rejaaaa? kata pak dharma "tenang tidur" adalah indikasi dehumanisasi, manusia tak lagi hidup. bangun jaaaa!! bangun!!.
ReplyDeletetqapi kebanyakan orang-orang malah membahas permasalahan fa. bukan solusi. kan melelahkan haha
ReplyDeleteiya sih. yuk bikin solusi #gayaaaa
ReplyDeletesetelah bikin solusi terus ngapain? belakngan ini aku menjadi pesimistis.
ReplyDelete